Laman

Kamis, 30 Agustus 2012

CARA ALAM MENGHIBUR KITA


Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kitapun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah anda?

Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah anda? Mengapa keadaan seringkali tak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?

Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri sendiri, dan bergurau secara nyata. Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba untuk bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri. Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski serasa kecut, tak apalah. Karena hidup ini tidak selalu berjalan mulus, karena hidup kita tidak selamanya indah, dan karena apa yang kita harapkan tak selalu menjadi kenyataan.

Ada Negara yang mengupayakan segala cara untuk memperbanyak jumlah penduduknya, namun ada Negara yang malah mengharapkan jumlah penduduknya berkurang.
Ada suatu tempat dimana orang-orang berjuang sekuat tenaga untuk memperoleh sesuap nasi atau segelas air, tetapi di tempat ada orang yang malah menghambur-hamburkannya.
Ada benda yang terlihat menarik saat dipoles sedemikian rupa, namun ada pula benda yang justru terlihat menarik dengan apa adanya tanpa polesan.

Semua telah ada masanya, semua telah ada takdirnya, semua telah ada ketetapannya.

Apa yang indah itu belum tentu yang terbaik, tapi yang baik itu selalu indah.
Allah Maha Tahu dan selalu memberikan apa kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.

Submitted by Satrio H.Wibisono
Sumber: MOTIVASI

Minggu, 05 Agustus 2012

HE IS THE BEST



 KAGUM, TAKJUB, SAYANG, SIMPATIC, ect.



Itulah  berbagai rasa yang dapat kuungkap untuk sosok penting dalam hidupku.


SOSOK yang begitu BERHARGA..

Sosok yang menjadi bagian terpenting dalam sejarah hidupku.

Sosok yang selalu ada bagiku baik dalam suka maupun duka.

Sosok yang menjadi salah satu kunci untukku dalam mendapat RidhaNYA.







“ AYAH ”



Yeaaahh….

Beliau adalah salah 1 sosok terpenting dalam hidupku.

Sosok yang telah mengajariku banyak hal tentang hidup, sosok yang telah banyak berkorban dan member banyak hal untukku, untuk kami sekeluarga.

Semakin banyak kejadian yang terjadi, semakin membuatku sadar kalau AYAH adalah sosok yang paling penting dan paling berharga bagiku, bagi kami sekeluarga.


seperti di BULAN RAMADHAN kali ini..

Dimana Ayah harus mengalami sedikit “accident” kecil yang menyebabkan beliau sulit untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan ‘berat’. Alhasil, sebagian besar pekerjaan yang menjadi tanggungjawab beliau dialihkan kepada kami. Pekerjaan-pekerjaan yang seharusnya lebih tepat dilakukan oleh laki-laki pun harus kami lakukan,
Pernah suatu hari, aku dan adikku harus membeli beras ke pasar karna tak ada lain yang bisa melakukannya. Berhubung aku anak sulung dalam keluarga dan adikku yang no.3 satu-satunya yang bisa mengendrai motor, so, pergilah kami berdua dengan yakinnya dapat membawa pulang 2 karung beras dengan kereta. Setelah 2 karung beras berada diatas kereta yang diletakkan oleh si penjual’a, barulah kami sadari kalau ternyata 2 karung beras itu SANGAT BERAT untuk kami bawa. Ternyata tenaga kami belum mampu untuk melakukan pekerjaan itu, akhirnya kamipun terpaksa mencari bantuan untuk membawa’a pulang.

Itu satu dari bebrpa kisah pekerjaan yang kami lakukan, tapi kami tidak berhasil melakukannya.
Baru sekali itu saja kami sudah merasa berat dan menyerah, bagaimana dengan AYAH yang selama ini melakukannya berkali-kali dan bukan hanya 1 atau 2 pekerjaan berat saja yang dipikulnya..


Begitu banyak beban yang dipikulnya dalam hidup sebagai imam keluarga, sebagai kepala keluarga, sebagai sosok laki-laki satu-satunya dalam keluargaku.
Yah, aku memang tidak mempunyai sodara laki-laki. Jadi, semua pekerjaan laki-laki beliaulah yang mengambil peran.

Ayah memang sosok yang begitu dekat denganku, beliau selalu ada saat aku sedang sedih, tertekan atau gembira. Beliau adalah tempat aku berbagi ( tanpa mengingkari kalau sosok MAMA juga tak kalah penting dan berharga untukku)

Ayah sering memberiku nasehat di saat aku kalut dan tertekan, Ayah juga selalu mengerti keinginanku dan tak jarang beliau mewujudkan keinginanku selama  hal itu masih dianggap baik.

Mungkin itulah hal yang membuatku begitu dekat dengan AYAH, karna beliaulah satu-satunya sosok laki-laki dalam keluargaku. Sehingga beliau bisa menjadi abang, Ayah sekaligus teman untukku. atau mungkin karna beliau memang sosok yang LUAR BIASA sehingga mampu membuat kami anak-anaknya merasa begitu dicintainya.

I LOVE YOU DAD

Sabtu, 14 Juli 2012

ADA APA DENGAN “RUMPUT”


Semua kita pasti kenal dengan yang namanya RUMPUT kan?
Ya, rumput... rumput yang biasanya disantap ternak (kasian banget ya si ‘rumput’?? tapi, dengan begitulah dirinya menjadi bermanfaat…) rumput yang umumnya menghiasi halaman rumah (menghiasi? Mungkin lebih tepatnya me**tiiitt. Sepertinya tidak baik memaki dan membicarakan keburukannya karna memang sudah nasibnya buruk.^_^ ), rumput yang biasa menjadi sasaran mereka yang galau dan bingung. Lha?? Yang ini sih gara2 seringnya mendengar kalimat yang dilontarkan teman2 dalam candanya:

            “TANYAKAN PADA RUMPUT YANG BERGOYANG”

Rumput punya seni juga ternyata, selain bisa bicara (untuk menjawab pertanyaan manusia; dari kalimat di atas) dia juga bisa bergoyang.
Bisa buka pelatihan seni rumput nih! Lho????
Weleeeeehhh…………..

Back to the point,

Apa tadi ya???

……………………………………………………………………..


Yupz, soal si “RUMPUT”


Ada apa jadi dengan si “RUMPUT” ????

ADA APA?? ADA APA??? ADA APA???? ADA APA?????


Ssst….. tenang dulu!


Hhmm,

Pernahkah kita liat rumput yang tidak pernah diinjak? NO!  NEVER!!
But, may be.. pernah. Di taman-taman yang dikelola sebagai daerah wisata atau tempat bermain. Sering kita melihat pamplet bertuliskan “JANGAN MENGINJAK RUMPUT”.
Tapi, apa kita yakin kalau rumput tersebut benar-benar tidak ada yang menginjaknya?
Tidak diinjak saat ada penjaganya, tidak diinjak karna takut pada petugasnya, tidak diinjak dengan alasan karna tidak ingin bermasalah dengan si pembuat peraturan. Tapi, apa pernah rumput itu tidak diinjak karna memang ‘ia’ dihargai dan dimuliakan??
I’m sure, it’s NEVER!!!  JARANG SEKALI…

“ kenapa tidak boleh diinjak?? Bukannya rumput tumbuh untuk dipijak? 

“ kalau tidak boleh diinjak, jangan ditanam diatas tanah. Bukankah tanah ini tempat kita menginjakkan kaki? ”

Kalimat-kalimat diatas mungkin tidak jarang terlontar dari mulut kita saat ada yang melarang kita untuk menginjak rumput.
Yah, mungkin memang sudah nasibnya rumput untuk diinjak. Keberadaannya sering dipandang sebelah mata. Ia dianggap seolah antara ada dan tiada. (ceileeee,,  lebay banget nih! Hehe)
Jika kita tak sengaja menginjak tanaman hias di halaman tetangga, dengan cepat kite langsung memohon maaf tanpa henti sampai si tetangga melebarkan senyumnya tanda telah memaafkan kita. tapi, ketika kita dengan sengaja menginjak rumput di halaman tetangga, apa pernah kita meminta maaf tanpa harus diminta? Atau adakah sekedar rasa bersalah di hati kita?
            We can Ask it with our self…
            Tanyakan pada diri kita masing-masing.

So, apa maksud dari cerita ini??

Oke, let’s to the point!

Kembali  tentang si ‘RUMPUT’ tadi…

RUMPUT yang nasibnya dalam kehinaan dan sering tak dihargai. Rumput yang keberadaannya sering tak dianggap dan diinjak-injak. Rumput yang dogolongkan sebagai hama; alias tanaman pengganggu (kasiaaannn………).

Tapi, coba kita perhatikan! Beberapa menit saja setelah diinjak, rumput mampu berdiri tegak kembali. Rumput tak pernah goyah, bahkan rumput termasuk tanaman yang sulit dibasmi keberadaannya.
Yah,, rumput begitu kuat meski ia sering diinjak dan tak dipedulikan.
Akar-akarnya semakin kuat meski telah dipangkas atau dipotong.
Begitulah kepribadian “RUMPUT” yang layak dijadikan panutan dalam hidup kita. filosofinya sangat tepat dijadikan sifat teladan untuk diikuti.

Meski cobaan dan hinaan yang kerap melanda diri kita, tapi tetaplah menjadi kuat layaknya rumput. Teruslah menjadi kokoh dan memperbaiki diri dalam kerasnya badai kehidupan yang menerjang. Karna kita punya ALLAH tempat memohon kekuatan dan pertolongan.

Selasa, 22 Mei 2012

WAJAH YANG MENGINGATKANKU


Kutatap lekat wajah yang mulai dihiasi guratan kecil itu
Wajah yang masih senantiasa dihiasi senyuman indah menyejukkan hati
Wajah yang mengingatkanku pada banyak hal dalam kehidupan
Wajah yang senantiasa mengisi hari-hariku dengan penuh cinta

Wajah yang selalu mengantarkan kepergianku dengan tangis dan do’a
Wajah yang selalu menyambut kedatanganku dengan senyum keharuan
Wajah yang senantiasa mengiring tidurku di waktu malam

Kupandangi dengan jelas wajah itu
Kembali menyadarkanku akan hidup yang terus berubah
Akan banyak hal yang tak mungkin selalu statis
Mengingatkanku akan perjuangan yang tulus dan ikhlas bermodalkan CINTA

Wajah itu….
Wajah wanita yang paling kusayangi di dunia ini
Wajah pahlawanku dan tentunya pahlawan keluarga kami
Yah, itulah wajah IBUku
Ibu yang telah melahirkan dan membesarkanku

Saat kutatap lekat wajah Ibuku
Terlihat begitu banyak beban yang dipikulnya di usia yang tak lagi muda
Guratan-guratan halus mulai meghiasi wajahnya, wajah yang dulunya muda berseri
Seperti itukah diriku nanti saat mulai menua?
Sebesar inikah tanggung jawab yang akan kupikul nanti?
seperti itukah bayanganku saat menua nanti?
Sanggupkah aku menjadi sosok luar biasa sepertinya?
Beribu tanya menggelayut dalam pikiranku
Tanpa terasa, mataku mulai berkaca-kaca

Ingin kupersembahkan seluruh abdi dan baktiku padanya
Ingin kuhapus segala duka laranya setiap waktu
Sudahkah aku membahagiakannya selama ini?
Sungguh, itulah yang dapat menjadi pelipur laranya
Betapa buruknya aku jika belum bisa membalas segala pengorbanannya
Karna kutahu, RIDHA ALLAH ADA PADA nya
Dan kuyakin, SURGA ALLAH ada DI BAWAH TELAPAK KAKInya

Sabtu, 31 Desember 2011

NEW YEAR


Gak kerasa ya, udah memasuki tahun 2012?
Banyak yang menyambutnya dengan suka cita, bahkan merayakan dengan hura-hura. Sebenarnya apa sih arti dari tahun baru itu?
Pernahkah kita merenungi kemana perginya tahun-tahun yang telah terlewatin itu? Apa saja yang kita lakukan selama ini ? untuk apa saja kita habiskan tahun-tahun yang sempat kita miliki? (saya juga bingung sih sama jawabannya!! =D)
Mungkin hal yang bisa lakukan adalah menyambutnya saja. Toh, apapun yang kita lakukan, si “TAHUN BARU” itu tetap datang dan akan berlalu tanpa terasa.  Tentunya ada satu hal lagi yang dapat kita lakukan dan hampir semua orang juga melakukannya..
Apakah itu?????
         Yupz, PASANG KALENDER BARU dengan tema 2012.
Hee hee hee

         Bagi kita umat muslim sebenarnya bukan saat ini tahun baru kita, tapi sudah terlewatkan sebulan yang lalu. Namun kita juga tidak terlepas dari aturan dimana jadwal kita bergantung pada kalender Masehi. segala target hidup kita mungkin tidak terlepas juga dari jadwal-jadwal pada tahun Masehi.
Tidak perlu juga kita merayakan Tahun Baru Masehi ini dengan begitu “ WAH” dan antusias. Padahal itu hanya sebuah pergantian tahun yang biasa seperti bergantinya siang dan malam. Coba kita pikirkan, apa sih spesialnya berganti tahun yang satu dengan yang lain? Padahal pergantian itu tidak ada tanda-tanda yang unik dan mengagumkan. Hanya suara letupan mercun dan warna-warni kembang api yang memang sengaja dibuat oleh manusia. Sedangkan pergantian siang dan malam begitu indah dan nyata dengan sebuah tanda yang mengagumkan yang tidak dapat dibuat oleh manusia. Malam yang dihiasi oleh cahaya bulan yang indah, berganti dengan siang yang diawali dengan munculnya matahari yang bersinar terang dan menandakan saatnya manusia memulai segala aktifitasnya. sedangkan tahun baru hanya berganti dimana pada akhir waktu tahun yang 1 tepat pukul 00.00 WIB berganti dengan tahun yang lain tanpa ada satu tanda yang menarik dan mengagumkan selain kembang api dan mercun yang memang sengaja dirancang oleh manusia.

         Momentum awal tahun ini mungkin akan lebih indah dan bermakna jika kita jadikan sebagai awal untuk memulai sesuatu yang lebih baik bagi kehidupan kita. Sebagaimana awal munculnya matahari yang menandakan bergantinya malam dengan siang yang dijadikan sebagai awal bagi seluruh penduduk bumi untuk memulai aktifitasnya. memulai seatu yang baru, yang lebih baik dan lebih berguna. sehingga dapat mendapatkan " HARI INI LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN " sebagaimana ciri-cirinya orang yang beruntung.
Tanamkan semangat baru dalam jiwa, tancapkan mimpi-mimpi dan harapan yang ingin kita capai, mulailah untuk mengatur langkah-langkah baru agar semua impian yang belum sempat terwujud dapat kita wujudkan di tahun ini.
Pernah dengar kan satu kalimat motivasi popular? (pastinya dong…tapi saya lupa asal muasal kalimat ini darimana, yang jelas copas emang. :-D )

Jika anda ingin mendapatkan sesuatu yang belum anda peroleh, maka lakukan sesuatu yang belum pernah anda lakukan

         Mari kita mulai dari sekarang, sebelum tahun ini berlalu lagi dan kesempatan kita dalam 3600 hari ini hilang dengan sia-sia.
LETS BE BETTER…


Semangat!!!

Minggu, 27 Maret 2011

MANFAAT MINUM SAMBIL DUDUK

Dalam tubuh manusia ternyata terdapat sebuah katub yg bekerja saat kita minum
katub tersebut berfungsi menyaring minuman yang masuk ke dalam tubuh manusia
anehnya, katub tersebut hanya terbuka saat kita duduk dan akan tertutup saat kita berdiri

maka dari itu, jika kita minum sambil berdiri, minuman yang kita minum tidak akan tersaring dalam tubuh kita
sementara minuman yg kita minum itu belum tentu sehat dan higienis.

"kabar-kabari dari beberapa teman"